Menyajikan Berbagai Berita, Peristiwa dan Informasi di Seputar Kota Kabupaten Blora dan Sekitarnya

Kamis, 13 April 2017

Perbaikan Jl.Bangkleyan-Gempol-Tlogotuwung-Getas Rp 5,5 Miliar

http://infobloranews.blogspot.co.id/
Seorang pengendara motor berjuang melewati jalan berlumpur
di Desa Gempol Kecamatan Jati. Jalan hutan ini akan diperbaiki
dengan anggaran dari APBD 2017. 

Info Blora News Program Bupati Djoko Nugroho dan Wakil Bupati H.Arief Rohman M.Si untuk menata dan membangun Blora Selatan akan dilaksanakan. Salah satunya pembangunan akses jalan penghubung antar desa hutan di Kecamatan Jati, Kecamatan Randublatung dan Kecamatan Kradenan.

Seperti yang dikemukakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blora, Ir. Samgautama Karnajaya MT kepada awak media, Kamis (13/4/2017) lalu. Tahun ini dari APBD 2017 disediakan anggaran hingga Rp 5,5 miliar untuk memperbaiki infrastruktur jalan desa hutan mulai dari Bangkleyan-Gempol (Kecamatan Jati) menuju Desa Tlogotuwung (Kecamatan Randublatung) hingga Desa Getas Kecamatan Kradenan.

“Anggaran dengan total Rp 5,5 miliar itu dibagi menjadi 3 paket proyek perbaikan jalan, yakni perbaikan ruas Bangkleyan-Gempol sebanyak Rp 2,75 miliar, lalu perbaikan ruas Gempol-Tlogotuwung sebanyak Rp 1,75 miliar dan perbaikan ruas Tlogotuwung-Getas sebesar Rp 1 miliar. Semuanya sedang proses lelang, semoga bisa cepat selesai lelangnya. Sehingga bisa segera dikerjakan,” terang Samgautama.

Ia mengatakan, bahwa setelah mengikuti Upacara Pembukaan TMMD Sengkuyung di Desa Jegong Kecamatan Jati 5 April lalu bersama Bupati telah menyempatkan diri untuk meninjau langsung keruskan jalan di Desa Gempol.

“Setelah mengikuti TMMD pekan lalu, kami melanjutkan untuk meninjau kerusakan jalan di Desa Gempol dan berkoordinasi dengan Kepala Desa setempat. Kerusakannya memang parah, kondisinya berlumpur dan sulit dilewati. Hal itu karena jalan hutan tersebut sebelumnya belum pernah diperbaiki oleh Perhutani. Sehingga Pemkab tahun ini memutuskan untuk memperbaikinya,” ucap Samgautama yang juga mantan Kepala Bappeda ini.

Saat ditanya bentuk perbaikannya, Samgautama menjelaskan bahwa perbaikan di tahun 2017 ini difokuskan untuk pengerasan badan jalan terlebih dahulu. Karena menurutnya kondisi jalan di ruas jalan tersebut masih berupa tanah yang lemah, butuh perkerasan agar bisa dilakukan perbaikan lanjutan.

“Tahun ini perbaikan subgrade, tanahnya supaya keras dulu. Beberapa titik juga dibangun drainasenya, karena kerusakan di ruas jalan Bangkleyan-Gempol hingga Getas disebabkan oleh jenis tanah yang labil atau lempung serta darinase yang jelek,” lanjut Samgautama.

Masih menurut Samgautama, dengan kondisi yang parah seperti itu jika langsung dirigid beton maka biayanya terlalu mahal karena volume kerusakannya sangat banyak. “Saya sudah koordinasi dengan Kades Gempol, menurut Kades yang penting jalannya keras dahulu. Perbaikan akan dilanjutkan tahun 2018 sambil menunggu perubahan kondisi tanah,” paparnya.

Adapun Kepala Desa Gempol, Yuyus Waluyo mengapresiasi niat Pemkab Blora yang akan melakukan perbaikan jalan di desanya. Menurutnya kondisi jalan hutan penghubung desa di wilayahnya memang rusak berat karena jalan masih berupa tanah, belum pernah dibangun Perhutani.

“Tahun 2016 kemarin Pak Bupati bersama beberapa kepala dinas datang ke Dukuh Bendokerep Desa Gempol, tepatnya di halaman SDN Selogender untuk melakukan diskusi pembangunan. Akhirnya di tahun 2017 ini sudah dianggarkan dalam APBD, terimakasih. Semoga pembangunan bisa segera dilaksanakan,” kata Yuyus Waluyo.

Selain ruas jalan desa hutan dari Bangkleyan-Gempol-Tlogotuwung hingga Getas, Pemkab Blora juga akan memperbaiki ruas jalan dari Getas menuju Desa Nglebak Kecamatan Kradenan. Pembetonan juga akan dilakukan di ruas Randublatung-Getas di kawasan tanjakan hutan.

SPONSOR
Share:

Rabu, 12 April 2017

Helmy Yahya Kagumi Rumah Pramoedya di Blora hingga Tertarik Bikin Event

http://infobloranews.blogspot.co.id/
Helmy Yahya berkunjung ke rumah masa kecil Pramoedya Ananta Toer yang ada di Blora.


Info Blora News ~ Artis senior Helmy Yahya yang dahulu tenar membawakan puluhan acara kuis di televisi dan kini sukses menjadi entrepreneur, berkunjung ke Blora. Dalam kunjungannya pada hari Selasa (11/4/2017) lalu ia menyempatkan untuk mendatangi rumah masa kecil sastrawan terkenal asal Blora, Pramoedya Ananta Toer.

Kedatangannya di Jl.Sumbawa no.40 Kelurahan Jetis itu didampingi oleh Wakil Bupati H.Arief Rohman M.Si dan beberapa rekan dari Jakarta. Ia disambut oleh Pak Soesilo Toer, adik kandung mendiang Pramoedya Ananta Toer yang kini menempati rumah masa kecil Pram.

Di rumah yang kini dipakai untuk Perpustakaan PATABA (Pramoedya Ananta Toer Anak Semua Bangsa) ini, ada banyak cerita dan kenangan tentang kehidupan masa kecil Pram yang coba digali oleh Helmy Yahya. Tokoh yang nyaris menerima penghargaan nobel dunia ini menurutnya sangat menginspirasi lewat bukunya yang kini banyak digemari para sastrawan muda di seluruh penjuru dunia.

http://infobloranews.blogspot.co.id/
Helmy mengenang Pram melalui mesin ketiknya
“Luar biasa, ternyata Pramoedya masih mempunyai rumah masa kecil di Blora yang kini ditempati adiknya. Ini aset yang bagus untuk dikembangkan menjadi tujuan wisata edukasi, khususnya bagi mereka yang suka dunia sastra, menulis dan membaca. Sayang kalau tidak diberdayakan,” ucapnya.

Selama berada di dalam rumah PATABA, Helmy Yahya melihat-lihat koleksi buku peninggalan Pram, melihat beberapa lukisan wajah Pram, bahkan ia terkaget ketika mengetahui mesin ketik yang digunakan Pram untuk membuat buku masih tersimpan baik. “Ini mesin ketiknya Pram? Wah bangganya bisa melihat peninggalannya,” lanjut Helmy Yahya.

Tak hanya itu, ia juga masuk ke dalam kamar Pramoedya Ananta Toer yang semasa hidupnya digunakan untuk istirahat. Bahkan ia duduk di atas kasur dan merasakan suasana ruang segi empat yang sederhana itu. Berbagai judul buku yang mengisahkan perjalanan hidup Pramoedya karya Pak Soesilo Toer juga diborong.

 http://infobloranews.blogspot.co.id/
Buku buku karya Soesilo Toer yang bercerita tentang riwayat kehidupan kakaknya diborong.
“Hari lahir Pram tanggal berapa ya? Harus kita buatkan event besar disini biar bisa menarik wisatawan untuk datang ke Blora. Pram ini tidak hanya tokoh nasional lho, tapi internasional. Banyak artis yang ngefans dengan karya-karya Pram, seperti Shopia Latjuba dan Happy Salma. Kalau bisa kita datangkan mereka supaya ikut memeriahkan acara,” terang Helmy.

Mendengar pernyataan Helmy, Wabup Arief Rohman pun menyetujuinya. Menurutnya Pemkab ingin lebih dahulu menata kawasan rumah Pram yang ada di sudut pertemuan Jl.Smbawa dan Jl.Halmahera itu. Bentuk rumah akan tetap dipertahankan sebagaimana aslinya, hanya saja akan dilakukan perbaikan di sejumlah bagian agar lebih nyaman.

“Apalagi kalau kamar Pram nanti boleh digunakan sebagai tempat menginap bagi para tamu dari luar. Pasti mereka akan sangat senang, bisa tidur di ruangan yang digunakan idolanya untuk mencari inspirasi dalam membuat karya sastra. Akan kita koordinasikan dahulu tentang ini,” ujar Arief Rohman.

http://infobloranews.blogspot.co.id/
Kunjungannya hingga petang diakhiri dengan foto bersama di depan rumah PATABA.
Adapun Soesilo Toer, adik kandung Pramoedya mengatakan bahwa sebenarnya pihak keluarga ingin menghibahkan rumah ini kepada negara sebagai salah satu cagar budaya. “Kami tidak melarang jika akan dibangun dan ditata sebagai objek wisata edukasi untuk para pecinta sastra. Hanya saja kami berpesan untuk tidak merubah bentuk asli rumah peninggalan orang tua Pram ini,” pesannya.


Ia mengatakan bahwa 30 April nanti adalah peringatan Haul Pram ke 11 dan akan diselenggarakan Festival Pramoedya di rumah tersebut. Berbagai acara akan digelar mulai dari kegiatan doa bersama, kesastraan hingga pentas seni budaya. “Kalau tanggal lahirnya 6 Februari 1925, kalau mau dibuatkan event tahunan di hari kelahirannya kami sangat senang,” lanjutnya.
Share:

Selasa, 11 April 2017

Kapolsek Kunduran Polres Blora Binluh Kepada Masyarakat Kelompok Tani dan Peternak Tentang Bahaya Paham Radikalisme/Terorisme

 Binluh Kapolsek Kunduran
Binluh Kapolsek Kunduran


Guna pencegahan dan pengawasan terhadap masuknya penyebaran paham radikalisme dan terorisme di wilayah Kabupaten Blora. Kapolsek Kunduran Polres Brebes AKP Agus Budiyana, S.H.  bersama Kanit Binmas dan Kanit Intel memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada warga masyarakat  dalam acara pertemuan Kelompok Tani dan Peternak Desa Bajirejo, Kecamatan Kunduran Kabupaten Blora. Selasa (11/04/17).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kapolsek Kunduran AKP Agus Budiyana, dalam sambutannya Kapolsek menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh warga masyarakat Ds. Bajirejo atas kehadirannya dalam acara sosialisasi kali ini. Kapolsek Kunduran juga menekankan kepada seluruh undangan agar menyimak semua materi yang disampaikan oleh narasumber, dalam hal ini Kanit Binmas dan Kanit Intel Polsek Kunduran. Agar masyarakat dapat memahami apa yang disampaikan dan dapat meneruskan pengetahuan yang didapat kepada sanak sodara dan tetangganya dirumah.

Binluh ini dilakukan oleh Polsek Kunduran terkait dengan Operasi Bina waspada Candi 2017 yang digelar Polres Blora, disamping itu juga untuk menjalin komunikasi dengan masyarakat kelompok petani dan peternak Desa Bajirejo, untuk selalu mewaspadai gerakan radikalisme dan terorisme serta tindakan kriminal lainnya.

Dalam Hal ini Kanit Binmas Polsek Kunduran Aiptu Judiyanto selaku kanit Bintibmas Polsek Kunduran memberikan materi pembinaan dan penyuluhan tentang  Paham Radikalisme guna mempersempit ruang gerak berkembanganya paham radikalisme.

“Perlu dilakukan berbagai langkah antisipasi, diantaranya melakukan kegiatan silaturahmi dan Binluh seperti ini kepada warga masyarakat, kegaiatan yang di laksanakan di Balai Desa Bajirejo Kecamatan Kunduran Kabupaten Blora ini, agar masyarakat tahu bahwa paham Radikalisme  dan terorisme itu adalah garis keras.“ katanya.

Serta penjelasan tentang radikalime pun diterangkan bahwa radikalisme adalah sekelompok orang yang menginginkan terjadinya perubahan drastis di bidang sosial politik dengan menghalalkan segala cara dari pemaksaan kehendak sampai pada tindakan kekerasan merupakan salah satu ciri dari para kelompok Teroris.

Dilanjutkan pengarahan dari Kanit Intelkam Polsek Kunduran Ipda Subiyono menyampaikan hal-hal sebagai berikut :

Mengimbau kepada warga agar ikut membantu untuk melakukan deteksi terhadap orang-orang yang disinyalir ikut bergabung dalam organisasi yang menganut paham radikal.

Mengajak kepada warga untuk membantu Polri guna mengamankan diri pribadi, lingkungan dan keluarga dari pengaruh paham radikal ISIS, terorisme, dan anti Pancasila.

Aparat desa bersama tokoh masyarakat kiranya pro aktif untuk melakukan upaya pendekatan dan pembinaan terhadap warganya guna menangkal masuknya paham yang bertentangan dengan Pancasila.

Selain mengimbau untuk menangkal paham radikal juga diimbau kepada warga khususnya Desa Bajirejo untuk ikut membantu Polri dalam memberantas peredaran narkoba dan tindak kriminal sebagai salah satu musuh negara perusak generasi bangsa dan kamtibmas.
Melakukan pengawasan terhadap anak dengan menerapkan pendidikan keluarga untuk mencegah pengaruh-pengaruh negatif dari luar.

Agar warga masyarakat Desa Bajirejo pro-aktif melaporkan kepada aparat keamanan dan Pemerintah setempat apabila ada kegiatan yang dianggap tidak sepaham dengan aqidah agama Islam, dan agar segera melaporkan kepada kepala dusun apabila ada tamu para warga yang menginap 1 x 24 jam.
terakhir Kanit Intel mengatakan “Bahwa Polri sebagai ujung tombak pemberantasan tindak pidana terorisme, tidak akan pernah berhasil melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik, tanpa adanya dukungan dan peran aktif dari warga masyarakat”. Ujar Ipda Subiyono.
Share:

Selasa, 04 April 2017

Ini Nama-nama yang Dinilai Paling Kuat Pilkada Jateng 2018



http://infobloranews.blogspot.co.id/
Ilustrasi Pemungutan Suara di TPS

Info Blora News – Ada sejumlah kandidat muda yang diharapakan bisa maju dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jateng pada 2018 sudah di depan mata. Banyak kalangan menginginkan figur muda maju dalam pesta demokrasi di Jateng tersebut. Meski sosok Ganjar Pranowo, petahana yang masih menjabat Gubernur Jateng saat ini dinilai kuat menjadi calon gubernur mendatang, namun dorongan kuat bergeliat untuk kaum muda ikut berpartisipasi dalam Pilkada Jateng 2018 tersebut.



Diryo Suparto, SSos, MSi, pengamat politik Universitas Pancasakti (UPS) Tegal, menilai bahwa banyak banyak partai seperti “ketakuran jika Ganjar maju lagi. “Seolah-olah ketakutan jika Ganjar maju Pilgub, bahkan seolah-olah Ganjar tiada lawan. Kalau memang demikian ekstrimnya, ayo kita nobatkan Ganjar jadi gubernur kembali saja biar lebih hemat,” ujar Diryo kepada Harianblora.com, Selasa (4/4/2017).




Pilkada Jateng yang tinggal menghitung bulan, lanjut dia, serasa kurang grengseng atau kurang gayeng. “Kita tidak ingin disuguhi permainan injury time yang kemudian muncul tokoh-tokoh itu saja dari periode ke periode. Partai sebagai instrumen politik dan demokrasi diharapkan memberi pencerahan dan alternatif pilihan yang layak dan mumpuni untuk memimpin jateng ke depan terutama kalangan generasi muda,” beber pria tersebut.


Ia berharap, bahwa pesta demokrasi terbuka lebar untuk semua kalangan, terutama pemuda yang dinilai lebih produktif dan enerhik. “Jateng butuh pemimpin yang energik dan inovatif dan pemuda selalu dipandang sebelah mata dengan alasan klasik belum berpengalaman terutama di pemerintahan. Padahal kalau side back ke belakang apakah Bung Karno dan Bung Hatta pernah pengalam jadi presiden dan Wapres?” tegas dia.




Di Jateng, lanjut dia, kita punya banyak tokoh yang perlu kita dorong untuk diwacanakan ke publik selain Ganjar, seperti Hendrar Prihadi Walikota Semarang, Mustofa Bupati Kudus, Kukrit dengan Suara Merdekanya. “Di pantura barat ada Yoyok mantan Bupati Batang dan Brebes punya srikandi politik Idza Priyanti sebagai salah satu dinasti politik Dewi Sri. Saya pikir semua komponen terutama kalangan pemuda untuk mendorong calon-calon alternatif jangan lagi kita dipaksa oleh partai yang kemudian masyarakat sulit memilih di antara pilihan itu,” tandas dosen tersebut.





Mari kita kawal, kata dia, agar Pilgub Jateng berkualitas dan pemilihnya juga cerdas. “Pengawalan ini setidaknya dimulai dari penyaringan balon oleh partai untuk menekan polituk transaksional,” pungkas dia.





Sementara itu, Ketua Umum Gerakan Pemuda Nusantara (GPN) Jateng, Ulil Haq, menilai bahwa Pilgub Jateng yang setahun lagi berlangsung mestinya harus ada sesuatu yang baru dan sudah saat memunculkan tokoh baru. “Karena Jawa Tengah hari ini belum ada kemajuan yang signifikan kalaupun ada pembangunan itu sifatnya rutinitas penganggaran. Kreatifitas program tidak begitu tampak, komunikasi dengan elemen publik termasuk kepemudaan pun dalam posisi yang buruk. Pilgub yang berlangsung tahun depan sudah waktunya memunculkan figur baru yang bebas persoalan masa lalu, dijawa tengah banyak pemimpin muda yang bisa menjadi alternatif calon gubernur/wakil gubernur,” beber dia.





Selain tokoh-tokoh yang disebut di atas, Ulil yang juga mantan Sekretaris DPD KNPI Kota Semarang ini menilai ada sejumlah tokoh yang perlu didorong maju Pilgub Jateng. “Ya selain Hendrar Prihadi Walikota Semarang, Kukrit Suryo Wicaksono CEO Suara Merdeka, ada sosok yang pantas yaitu Yusuf Khudhori (Gus Yusuf) Ketua PKB Jateng, terus  Nusron Wahid Kepala BNP2TKI yang juga asli Kudus dan yang lainnya,” beber dia.



Mereka, kata Ulil, adalah figur-figur muda yang layak memimpin secara kompetensi, jam terbang mereka sudah teruji dan tidak diragukan karena masih muda tentu beban persoalan masa lalu relatif kecil dan punya komitmen dengan masalah kepemudaan di Jawa Tengah.



Seperti diketahui, sudah ada sejumlah tokoh yang diusulkan bahkan deklarasi siap maju di Pilgub Jateng 2018 mendatang. Seperti Abdul Wachid Ketua DPD Gerindra Jateng dan anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Marwan Jafar mantan Menteri Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi.


Selain nama-nama itu, rumor yang sudah beredar juga mendorong sejumlah tokoh. Mulai dari Ganjar Pranowo Gubernur Jateng sekarang, Hendrar Prihadi Walikota Semarang, Mustofa Bupati Kudus, Yoyok Riyo Sudibyo mantan Bupati Batang, Bambang Sadono anggota DPD RI, Ferry Wawan Cahyono Wakil Ketua DPRD Jateng, Ki Enthus Susmono Bupati Tegal, Yoyok Sukawi anggota DPRD Jateng dan lainnya.


SPONSOR
 
Share:

Kamis, 23 Maret 2017

Mau UNBK dan USBN? Simak Wejangan Bupati Blora

http://infobloranews.blogspot.co.id/
Bupati Blora Memberi Wejangan
Info Blora News ~ Bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Dinas Pendidikan (Disdik) pada hari Senin (27/3/2017) menyelengarakan acara Pembinaan dan Pemantapan pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandart Nasional (USBN) untuk SD dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk SMP/MTs sederajat.


Dipimpin langsung oleh Bupati Djoko Nugroho, acara diikuti seluruh Kepala UPTD TK/SD, Kepala SMP Negeri dan Swasta se Kabupaten Blora, Komite dan LSM. Turut hadir Kepala Kejaksaan Negeri Blora, perwakilan Polres Blora, Kepala Disdik Blora, Anggota Komisi D DPRD Blora dan Dewan Pendidikan.


Dalam kegiatan tersebut, Bupati menyoroti tentang persiapan USBN SD dan UNBK SMP sederajat. Khusus untuk SD ternyata dahulu penggandaan soal ujian dilakukan oleh pemerintah provinsi, namun untuk tahun ini secara mendadak diserahkan kepada Kabupaten. Sehingga perlu disikapi, mengingat anggaran yang dibutuhkan tidak tercover dalam APBD 2017.


“Dadakan, soal penggandaan naskah ujian kini diserahkan pada Kabupaten. Padahal tidak ada anggaran dalam APBD untuk itu. Maka saya sarankan untuk penggandaan naskah soal ujian bisa menggunakan dana BOS. Saya rasa ini tidak menyalahi aturan. Sedangkan untuk tahun depan akan kita anggarkan dalam APBD,” ucap Bupati dan disetujui oleh forum.


Sedangkan untuk persiapan UNBK SMP/MTs sederajat, Bupati meminta kepastian kepada seluruh Kepala Sekolah agar bisa melaksanakannya dengan baik dan lancar. Jika ada kendala, ia meminta agar Kepala Sekolah bisa berembug dengan Komite dan Dinas Pendidikan. Contohnya ketika menghadapi kendala ketersediaan peralatan komputer.


“Kami berkomitmen bisa melaksanakan UNBK secara mandiri. Pihak sekolah kerjasama dengan Komite mengusahakan peralatan komputer untuk UNBK anak-anak yang akan dilaksanakan 2 Mei mendatang. Siswa kelas IX kami ada 148 orang, dan saat ini sudah ada 50 unit komputer. Sesuai standart, setiap sekolah bisa melaksanakan UNBK secara mandiri ketika memiliki peralatan komputer minimal sepertiga dari jumlah seluruh siswa. Sehingga kami sudah bisa melaksanakan sendiri,” kata Sri Nugraheni, Kepala SMPN 2 Jiken.


Sementara itu untuk SMP 1 Kristen Blora, berdasarkan keterangan dari Kepala Sekolahnya Ibu Kustiyah, pihaknya terpaksa melaksanakan UNBK dengan menumpang di SMK Kristen. Pasalnya di sekolahnya tidak mempunyai peralatan komputer yang memadai, sehingga memutuskan untuk menggunakan komputer SMK Kristen.


Menyikapi hal tersebut, Bupati langsung memerintahkan kepada Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) untuk mendata kebutuhan komputer seluruh SMP/MTs sederajat dalam pelaksanaan UNBK.


“Tolong Pak Wardoyo Kadisdik untuk mendata ketersediaan kompuer di seluruh SMP. Sementara jika masih ada yang menumpang UNBK di sekolah lain tidak apa-apa. Tahun depan kita berikan bantuan komputer agar tidak numpang lagi. Berikan bantuan sesuai kebutuhannya, bukan berdasarkan keinginannya,” tegas Bupati.


Ia mengapresiasi beberapa sekolah yang telah berusaha mengadakan pengadaan komputer bersama dengan Komite Sekolah. Seperti SMP Negeri 2 Jiken yang letaknya di Desa Bleboh ternyata bisa melaksanakan UNBK secara mandiri karena telah mempunyai peralatan komputer dari sekolah dan hasil sumbangan komite.


Tidak hanya ketersediaan komputer saja, Bupati juga meminta sekolah bisa mengusahakan adanya genset untuk mewaspadai jika sewaktu-waktu listrik padam ketika dilangsungkan UNBK. Hal tersebut bisa mengganggu konsentrasi anak-anak. “Sekolah harus menyediakan genset. Nanti saya juga ingin rapat dengan PLN dan Telkom agar saat UNBK tidak ada listrik padam serta jaringan internet yang lelet,” lanjut Bupati.


Setelah memastikan seluruh sekolah berkomitmen dapat menyukseskan UNBK 2017, acara dilanjutkan dengan sosialisasi Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah. Utamanya pasal yang mengatur tentang perbedaan pungutan dan sumbangan untuk sekolah.


Bupati Djoko Nugroho menegaskan untuk sekolah swasta diperbolehkan menarik pungutan, sedangkan untuk sekolah negeri tidak diperbolehkan menarik pungutan dari orang tua yang tergabung dalam komite. “Sekolah negeri hanya diperbolehkan menerima sumbangan, bukan menarik pungutan,” ucap Bupati.


Agar tidak terjadi kesalahpahaman yang bisa mengarah ke ranah hukum, Kepala Kejaksaan Negeri Blora Yuliarti langsung ikut angkat bicara dalam forum tersebut. Menurutnya seluruh Kepala Sekolah dan Komite harus bisa memahami dan membedakan antara pungutan dan sumbangan.


Menurutnya pungutan itu sifatnya memaksa dan besarannya telah ditentukan. Sedangkan untuk sumbangan sifatnya sukarela dan tidak menentukan besaran yang diminta. Ia pun memberikan contoh untuk pengadaan komputer UNBK.


“Disaat sekolah tidak mampu memenuhi komputer untuk UNBK, maka sekolah diperbolehkan mengumpulkan orang tua untuk mengeluh dan meminta tolong. Bilang saja Bapak, Ibu kami mengalami kekurangan komputer untuk UNBK, apakah ada yang bersedia memberikan bantuan?. Hal itu diperbolehkan. Namun jika menggunakan kalimat Sekolah kekurangan komputer, kami minta bantuan kepada orang tua untuk membelikan komputer, ini berarti pungutan dan tidak diperbolehkan. Dilihat konteks kalimatnya, intinya pada komunikasi,” ucap Yuliarti.


Ia mempersilahkan kepada seluruh sekolah untuk menjalin MoU dengan Kejaksaan Negeri guna memperoleh bantuan hukum atau pendampingan, agar tidak salah melangkah dalam mengambil kebijakan. Sehingga potensi pelanggaran hukum bisa diminimalkan.
Share:

Jumat, 03 Februari 2017

Untuk Lepas Penat, Koramil Jepon Tanggap Hiburan

http://infobloranews.blogspot.co.id/
Untuk Lepas Penat, Koramil Jepon Tanggap Hiburan
 
 
Info Blora News ~ Kantor Koramil 02/Jepon sebagai tempat istirahat atau istave dalam pelaksanaan sepeda santai Kodim 0721/Blora yang di pimpin langsung oleh Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Inf susio, S. Sos. Jumat (03/02/2017)
Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Inf Susilo, S. Sos mengucapkan terimakasih atas penyambutan ini, kegiatan ini sengaja kami galakkan supaya anggota Kodim Blora tetap sehat serta kompak disegala kegiatan yang dilakukan.
Dikesempatan itu menurut Pasi Ops Kapten Inf Edy Hermanto, kegiatan sepeda santai sudah menjadi kegiatan rutin di setiap hari jumat, peserta seluruh Perwira dan anggota, pucuk pimpinan langsung oleh Dandim Blora Letkol Inf Susilo, S. Sos dan Kasdim Blora Mayor Kav Hyasintus Waleng P. ST. Jelas Pasi Ops Kodim Blora Kapten Inf Edy Hermanto saat istirahat di Koramil Jepon.
Raute start dari Makodim 0721/Blora menuju arah lampu merah Kamolan belok kiri desa Pelem, prapatan Pakis belok kanan, Desa Turi, Pasar Jepon, Kantor Koramil 02/Jepon (istirahat) kemudian Finish kembali ke Makodim 0721/Blora.
Secara terpisah, Komandan Koramil (Danramil) 02/Jepon Lettu Inf Puryanto menyampaikan, sengaja diadakan panggung hiburan di halaman kantor Koramil Jepon, bertujuan agar bagi peserta rombongan sepeda santai yang dipimpin langsung Komandan Kodim Blora Letkol Inf susilo, bisa istirahat dengan santai, bergembira, bernyanyi dan berjoget untuk melepas lelah. Beber Danramil Jepon.
Diacara panggung hiburan tersebut turut hadir Camat Jepon Free Bayu Alamanda, Kapolsek Jepon Polres Blora AKP Suparjo beserta isteri, Sekcam Heru, Sapol PP Sugi, serta Kalur Jepon Heri Puspowati.
Share:

Rabu, 14 Desember 2016

Awas 27 PSK di Blora Positif Mengidap HIV/AIDS, Tersebar di 4 Lokalisasi

Dinas Kesehatan Kabupaten Blora menemukan 27 PSK yang positif mengidap HIV/AIDS.


Info Blora News ~ Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Blora menemukan sebanyak 27 orang pekerja seks komersial (PSK) mengindap penyakit HIV/AIDS. Temuan itu diketahui setelah dilakukannya pemeriksaan Voluntary Counseling Test (VCT) Mobile di empat lokalisasi di Blora.

“Kami memeriksa sebanyak 176 orang PSK. Hasilnya, 27 orang positif HIV/AIDS,” ujar Kepala Dinkes Blora, Henny Indriyanti, melalui Kepala Bidang Pencegahan Penanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Pemukiman (P2PLP), Lilik Hernanto, Selasa (15/12) kemarin.

Empat lokalisasi yang penghuninya diperiksa yakni Kampung Baru Kecamatan Jepon, Sumberagung dan Sumberarum di Kecamatan Cepu serta Yanjrong di Kecamatan Kunduran. Menariknya, dari pemeriksaan tersebut terungkap bahwa di setiap lokalisasi diketemukan PSK yang positif mengidap HIV/AIDS.

“Prosentasenya antara 13-16 persen. Artinya, di setiap lokalisasi ada PSK yang terjangkit HIV/AIDS,” ungkap Lilik Hernanto.

Lebih lanjut Lilik menjelaskan, dari 27 PSK yang positif HIV/AIDS, sebagian besar berusia lebih dari 35 tahun. Sedangkan yang berusia 17-24 tahun, prosentasenya sekitar lima persen. “Ini masuk kategori usia produktif,” kata Lilik.

Menurutnya, temuan tersebut tidak akan didiamkan begitu saja. Dia menegaskan, sesaat sebelum dilakukannya VCT mobile, pihaknya telah memberikan penjelasan kepada para PSK terkait tindak lanjut jika ditemukan kasus HIV/AIDS. Para PSK juga telah menandatangani surat pernyataan untuk mengikuti program selanjutnya setelah digelarnya VCT mobile belum lama ini.

“Yang positif HIV/AIDS akan mengikuti program pengobatan di klinik VCT yang ada di rumah sakit umum (RSU) Dr Soetijono Blora atau RSU Dr R Soeprapto Cepu,” ujarnya.
Share:

Senin, 08 Februari 2016

Daftar Pesangon Pensiun PNS Mulai Tahun 2017 Beredar, Benarkah?

Info Blora News ~ Wacana gaji pensiun bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) kini mulai ditanggapi serius berbagai pihak. Penerapan UU Aparatur Sipil Negara (ASN) membawa dampak berbagai bidang, salah satunya Pola Diklat Prajabatan CPNS, perubahan nama PNS menjadi ASN dan tentunya gaji pensiun yang diganti dengan pesangon.


http://infobloranews.blogspot.co.id/
Daftar Pesangon Pensiun PNS Mulai Tahun 2017 Beredar
 
Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), maka per 1 April 2015 pegawai negeri tidak bisa lagi bekerja seenaknya. Statusnya juga akan berubah, yaitu dari PNS menjadi ASN. Di sisi lain, selain nama dan status, pola gaji pensiun juga akan berubah, dari awalnya dibayar setiap bulan, maka sesuai wacana terbaru akan berubah menjadi “sistem pesangon”.
Daftar pesangon pensiun PNS mulai tahun 2017 sudah beredar meskipun masih wacana. Kebijakan tersebut erat kaitannya dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 50/PMK 010/2012 tentang Perubahan Ketiga Peraturan Menteri Keuangan Nomor 343/KMK/1998 tentang Iuran dan Manfaat Pensiun yang ditetapkan 3 April 2012 lalu.
Ketika akan pensiun, maka PNS atau ASN akan mendapat pesangon sesuai golongannya saat masih bekerja. Berikut daftar pesangon pensiun PNS mulai tahun 2017:
1 PNS golongan I dan II mendapat pesangon sebesar Rp 500 juta
2 PNS golongan III  Rp 1 miliar
3 PNS golongan IV Rp 1,5 miliar.
Sistem pembayaran pesangon dan daftar pesangon pensiun PNS mulai tahun 2017 ini harus diketahui semua PNS di negeri ini.
Yuddy Chrisnandi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi pernah menjelaskan rencana pembayaran pensiun dan jaminan hari tua tak lagi berasal dari APBN mulai 2017 mendatang. Pembayaran menjadi tanggung jawab pemberi kerja.
Sejak lama Kementerian Keuangan terbebani anggaran pensiun. Tahun ini tembus Rp 92,4 triliun. Pemerintah belum memutuskan pembayaran pensiun dari pay as you go menjadi fully funded. Masih perlu pematangan dan belum bisa direalisasi pada 2017.
Dari wacana ini, maka wajar jika banyak PNS akan galau dan mereka dituntut kerja keras, merevolusi mental seperti amanat Presiden Jokowi yang terwujud dalam kebijakan yang dikeluarkan Menpan RB. 

Akan tetapi, Kemenpan RB menegaskan wacana tersebut tidak benar. Seperti yang dilansir di Menpan.go.id, Pemerintah membantah rumor yang beredar di media sosial tentang pembayaran pensiun PNS yang akan dibayarkan secara langsung mulai tahun 2017.

"Tidak benar itu. Sampai saat ini belum ada kebijakan seperti itu," ujar Deputi SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Setiawan Wangsaatmaja, melalui pesan WA, Minggu (08/2/2016).

Bagi masyarakat, guru, PNS dan calon pensiunan, jangan terpengaruh dengan isu di atas, karena dulu hanya wacana dan kini Kemenpan RB menegaskan bahwa wacana pensiunan tersebut tidak benar.
Share:

Rabu, 01 April 2015

Profil Kabupaten Blora Jawa Tengah

http://infobloranews.blogspot.co.id/
Depan Pendopo Kabupaten Blora

Info Blora News ~ Profil Kabupaten Blora Jawa Tengah wajib diketahui warga Blora dari semua kalangan. Profil Kabupaten Blora Jawa Tengah meliputi sejarah Kabupaten Blora, wilayah  Kabupaten Blora, lokasi  Kabupaten Blora, pemimpin  Kabupaten Blora, jumlah penduduk  Kabupaten Blora, dinas-dinas  Kabupaten Blora, tokoh-tokoh  Kabupaten Blora sampai media massa yang ada di  Kabupaten Blora.


Selama ini, masih banyak warga  Kabupaten Blora yang tidak tahu, lupa bahkan apatis terhadap  Kabupaten Blora sendiri. Perlu juga, warga  Kabupaten Blora mengetahui budaya, pendidikan, karakter dan potensi ekonomi juga makanan khas  Kabupaten Blora.

Selain peta Kabupaten Blora, logo Kabupaten Blora, makna logo Kabupaten Blora dan filosofi Kabupaten Blora, perlu juga diketahui identitas Blora. Selama ini, Kabupaten Blora sudah dikenal sebagai Blora Kota Sate, Blora Bumi Samin, Blora Kota Barongan, dan juga Blora Mustika.

Masyarakat Kabupaten Blora juga perlu mengetahui Kantor Bupati Blora, Kantor DRPD Kabupaten Blora, Kantor Dinas-dinas seperti Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, Dinas Pariwisata, dan semua instansi penting di Blora termasuk Polres Blora dan Kodim 0721 Blora.

Semua itu tak akan diketahui jika masyarakat Kabupaten Blora tidak rajin membaca literatur tentang Blora. Hal itu bisa diakses di website atau portal resmi Pemkab Blora yang selalu update berita dan semua hal yang berkaitan dengan Kabupaten Blora.

Semua lokasi kecamatan Kabupaten Blora, desa di Kabupaten Blora, dukuh di Kabupaten Blora juga harus diketahui warga Kabupaten Blora.

Tak kalah penting, masyarakat juga perlu mengetahui gambar peta Kabupaten Blora blog, peta Kecamatan Blora, map Kabupaten Blora, perbatasan Blora dengan Kabupaten Rembang, perbatasan Kabupaten Blora dengan Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, perbatasan Kabupaten Blora dengan Kabupaten Grobogan dan semua wilayah Kabupaten Blora yang penting bagi masyarakat.

Cerita sejarah Kabupaten Blora juga wajib diketahui masyarakat Blora. Termasuk situs-situs sejarah Kabupaten Blora yang menarik untuk dikaji. Di sisi lain, potensi budaya dan seni seperti Barongan Blora juga perlu diketahui. Juga ajaran Samin Surosentiko Blora yang menjadi ikon di Kabupaten Blora dan Jawa Tengah. Termasuk juga tokoh sastra dunia, Pramoedya Ananta Toer yang melegenda dan menjadi landmark Blora. (Baca juga: Tokoh Terkenal di Blora).

Selain itu, potensi wisata Kabupaten Blora dan lokasi wisata Kabupaten Blora juga harus diketahui masyarakat Jawa Tengah. Tak hanya. Wisata seperti Waduk Greneng Blora, Gunung Manggir dan Gua Terawang, namun wisata baru seperti Gunung Pencu Kabupaten Blora harus diketahui semua masyarakat Kabupaten Blora dan juga wisata Kampung Samin Blora dan Pendopo Sedulur Sikep Samin Surosentiko Kabupaten Blora. (Baca juga: Wisata Kabupaten Blora).

Media Kabupaten Blora, koran Kabupaten Blora, Blora News atau berita Blora terkini, berita Blora terbaru juga harus diketahui. Media massa seperti koran di Blora, Suara Merdeka di Blora, Jawa Pos Radar Bojonegoro di Kabupaten Blora, Koran Muria di Kabupaten Blora, Harian Blora maupun Harian Blora News juga wajib diketahui warga Blora.

Tak hanya itu, info Blora, indo desa, Koran Mingguan Diva, media online di Kabupaten Blora juga wajib dibaca sebagai referensi dan sumber berita terupdate. (Baca juga: Media Populer di Blora).

Bagi wisatawan, tamu atau pengunjung dari luar Kabupaten Blora juga wajib mengetahui informasi hotel Kabupaten Blora. Mulai dari informasi lokasi hotel Blora, hotel murah Blora, hotel unik di Kabupaten Blora, hotel mewah di Kabupaten Blora, tarif hotel Blora, hotel di pusat Kota Blora, juga informasi seputar penginapan, wisma, atau hotel yang bisa dijadikan tempat untuk seminar, rapat, diskusi, meeting atau pun pertemuan penting di Kabupaten Blora. (Baca juga: Hotel Murah di Blora).

Lokasi tempat ibadah seperti masjid di Kabupaten Blora, gereja Kabupaten Blora, wihara atau pun tempat ibadah lain di Kabupaten Blora wajib diketahui masyarakat luar maupun warga asli Kabupaten Blora. Juga kampus-kampus di Kabupaten Blora, sekolah mulai dari SD Kabupaten Blora, SMP Blora, sampai SMA Kabupaten Blora, SMK Kabupaten Blora, MA maupun MAN Kabupaten Blora perlu diketahui profilnya.

Keberagaman ormas Kabupaten Blora dan LSM Kabupaten Blora juga perlu diketahui. Ormas seperti NU Kabupaten Blora, IPNU Kabupaten Blora, IPPNU Kabupaten Blora, Muslimat NU Kabupaten Blora, Ansor Kabupaten Blora, Fatayat Kabupaten Blora, juga Muhammadiyah Kabupaten Blora, Aisyiyah Kabupaten Blora, IMM Kabupaten Blora, IPM Kabupaten Blora, juga LDII Kabupaten Blora, MTA Kabupaten Blora, Banser Kabupaten Blora, sampai PMII Kabupaten Blora, HMI Kabupaten Blora juga wajib diketahui masyarakat Kabupaten Blora.

Potensi minyak bumi di Cepu, minyak bumi di Kabupaten Blora, kayu jati khas Kabupaten Blora, meja, mebel dan semua potensi kayu jati Kabupaten Blora wajib digali semua warga Kabupaten Blora. (Laporan Khusus Blora).
Share:

Senin, 12 Januari 2015

Wilayah Blora

Info Blora News ~ Secara geografis Kabupaten Blora terletak di antara 111°016' s/d 111°338' Bujur Timur dan diantara 6°528' s/d 7°248' Lintang Selatan. Secara administratif Kabupaten Blora sebelah utara bersebelahan langsung dengan Kabupaten Rembang, di sebelah timur bersebelahan dengan Kabupaten Bojonegoro (Jawa Timur), sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Ngawi (Jawa Timur) dan di sebelah barat bersebelahan dengan Kabupaten Grobogan.
 Peta Wilayah Blora


Luas wilayah administrasi Kabupaten Blora 1820,59 km² (182058,797 ha) memiliki ketinggian 96,00-280 m di atas permukaan laut, Wilayah Kecamatan terluas terdapat di Kecamatan Randublatung dengan luas 211,13 km² sedangkan tiga kecamatan terluas lainnya adalah Kecamatan Jati, Jiken dan Todanan yang masing-masing mempunyai luas 183,62 km², 168,17 km² dan 128,74 km². untuk ketinggian tanah kecamatan Japah relatif lebih tinggi dibanding kecamatan yang lain yaitu mencapai 280 meter dpi. Kabupaten Blora dengan luas wilayah 1820,59 Km², terbesar penggunaan arealnya adalah sebagai hutan yang meliputi hutan negara dan hutan rakyat, yakni 49,66 % terbagi dalam tiga kesatuan administrasi yaitu KPH Randublatung, KPH Cepu dan KPH Blora, tanah sawah 25,38 % dan sisanya digunakan sebagai pekarangan, tegalan, waduk, perkebunan rakyat dan lain-lain yakni 24,96 % dari seluruh penggunaan lahan. Luas penggunaan tanah sawah terbesar adalah Kecamatan Kunduran (5559,2174 Ha) dan Kecamatan Kedungtuban (4676,7590 Ha) yang selama ini memang dikenal sebagai lumbung padinya Kabupaten Blora. Sedangkan kecamatan dengan areal hutan luas adalah Kecamatan Randublatung, Jiken dan Jati, masing-masing melebihi 13 ribu Ha. Untuk jenis pengairan di Kabupaten Blora, 12 kecamatan telah memiliki saluran irigasi teknis, kecuali Kecamatan Jati, Randublatung, Kradenan, dan Kecamatan Japah yang masing-masing memiliki saluran irigasi setengah teknis dan tradisional. Waduk sebagai sumber pengairan baru terdapat di tiga Kecamatan Tunjungan, Blora, dan Todanan disamping dam-dam penampungan air di Kecamatan Ngawen, Randublatung, Banjarejo, Jati, Jiken.
Kabupaten Blora memiliki 16 kecamatan
Kecamatan Bogorejo

 yang terdiri 271 desa dan 24 kelurahan. Yang keseluruhannya terdiri dari 941 dusun, 1.204 RW dan 5.429 RT. Enam kecamatan memiliki wilayah kelurahan (Randublatung, Cepu, Jepon, Blora, Ngawen, dan Kunduran). Kecamatan Ngawen memiliki desa/kelurahan terbanyak (27 desa dan 2 kelurahan) sedangkan kecamatan Sambong dan Kradenan memiliki desa/kelurahan paling sedikit masing-masing dengan 10 desa.
Mayoritas mata pencaharian penduduk Kabupaten Blora adalah petani, utamanya pertanian tanaman pangan. Hal ini menjadikan Kabupaten Blora sebagai salah satu lumbung padi di Jawa Tengah. Produksi tanaman perkebunan di Kabupaten Blora hanya perkebunan rakyat. Luas dan produksi tidak terlalu banyak. Satu lagi yang menjadi andalan utama penduduk Kabupaten Blora selain padi dan palawija adalah usaha ternak. Kabupsten Blora merupakan kabupaten dengan jumlah ternak besar terbanyak di Propinsi Jawa Tengah, utamanya ternak sapi potong. Produksi perikanan yang ada di Kabupaten Blora didominasi oleh perikanan umum sebesar 251 ribu ton berasal dari sungai. Kabupaten Blora memiliki 61 unit pasar Desa dan Tradisional yang tersebar di berbagai wilayah di Kabupaten Blora.
Share:
SUARA BLORA MENYAJIKAN INFORMASI BERITA PERISTIWA SEPUTAR WILAYAH KOTA BLORA DAN SEKITARNYA

Sponsor