Menyajikan Berbagai Berita, Peristiwa dan Informasi di Seputar Kota Kabupaten Blora dan Sekitarnya

Rabu, 09 Agustus 2017

Pantes Aja Ngotot Ingin Bercerai, Aming Akhirnya Bongkar Sosok Evelyn yang Sebenarnya Ternyata..

Rumah tangga Aming Sugandhi dan Evelyn Nada Anjani sepertinya memang tak bisa diselamatkan.




Meski pernah berpelukan beberapa waktu lalu, namun Aming tetap ngotot ingin bercerai.


“Saya memutuskan untuk tetap pisah apa pun hasilnya, semoga kedua belah pihak bisa menerima dengan lapang dada,” ungkap Aming dengan nada bergetar ditemui usai sidang pada Kamis (23/3/2017) silam.
Aming merasa ia justru bersikap realistis dan menyadari ketika ia tak mampu lagi menangani sesuatu yang diluar kemampuannya.
“Saya cuma realistis saja ada saat di mana kita harus realistis bukan masalah menyerah, ada saatnya juga kita harus tahu ini bukan sesuatu yang bisa kita tangani, lain cerita kalau misal ada campur tangan Tuhan,” bijaknya.
“Dan kalau dari saya pribadi sesuai seperti apa yang saya janjikan dan ikrarkan, saya tetap ingin menjalin hubungan baik. Silaturahmi jangan sampai terputus tapi kalau dari pihak sana memutuskan untuk seperti apa, itu sesuatu yang tidak bisa saya kontrol,” ucap Aming.



Share:

Murid SD Meninggal Akibat Bully, Kuping Disumbat Kripik dan Disiram Minuman, Sebelum Meninggal Sempat Lakukan Ini

Sejak diunggah 14 jam yang lalu, postingan ini tak ayal viral dan telah mendapatkan beragam komentar dari warganet.

Mayoritas netizen menyesalkan aksi kejam yang dilakukan oleh teman SR yang notabene masih duduk di bangku Sekolah Dasar.
Dwi Didik: "Anak SD kelakuan kok sampai kayak gitu.. miris banget."
Abdul Rahman: "Hukum mati aja yang membunuh."
Deni Ssi Unyeng Unyeng: Hukum mati juga .mumpung masih kecil.... klow gak di bukum mati, dewasa nanti malah jadi brandalan itu anak... udah hukum mati aja."
Vivie Ong: "Anak kecil aja bs setega itu mmukul telinga dtusuk pkai kripik sgala gurunya pada kmna... Tuh anak g punya hti orangtua mndidiknya gmna drumh."
Adapula netizen yang mempertanyakan keberadaan guru di SD tersebut yang dianggap tidak bertindak ketika kasus perundungan ini terjadi.
Elly Surya: "Guru nya pd.kemana....jam 6.30 harus nya sda dtg."
Firman Arif: "Gurunya kemana apa masih bobo ?" (*) sumber
Share:

Murid SD Meninggal Akibat Bully, Kuping Disumbat Kripik dan Disiram Minuman, Sebelum Meninggal Sempat Lakukan Ini

SR sempat dilarikan ke Puskesmas untuk mendapat pertolongan.
Namun sayang, nyawa SR sudah tidak dapat tertolong.

"Pihak Puskesmas mengatakan SR sudah meninggal dunia," tulis keterangan pada unggahan tersebut.
Usai dinyatakan meninggal dunia, SR kemudian dibawa ke RSUD Sekarwangi untuk keperluan autopsi.
Menurut keterangan dari teman-teman sekolah SR, korban dipukuli dengan sadisnya oleh temannya hingga jatuh tersungkur.
"Tak hanya dipukuli, telinga SR disumbat menggunakan keripik, dan disiram dengan minuman ringan," tulis keterangan tersebut.
Kini kasus perundungan berunjung kematian yang menimpa murid kelas II Sekolah Dasar ini telah ditangani pihak Polsek Cibadak.
Share:

Murid SD Meninggal Akibat Bully, Kuping Disumbat Kripik dan Disiram Minuman, Sebelum Meninggal Sempat Lakukan Ini

SUKABUMI-Seorang murid kelas II, Sekolah Dasar Negeri Longkewang, Desa Hegarmanah, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang menjadi korban perundungan atau bully hingga meninggal dunia.

Kisah kematian murid SD ini pun viral di media sosial Facebook, usai diunggah oleh netizen dengan akun Ambbu Abbi.
Pada postingan tersebut Ambbu menceritakan bahwa SR, murid SD itu, meninggal usai dipukuli oleh teman sekelasnya pada Selasa (8/8/2017) sekitar pukul 06:30 WIB.
Berdasarkan keterangan dari kakak kandung SR, Abdurohim (37), warga Citiris, RT 05/06 Desa Hergarmanah, Cicantayan, ia mendapat kabar adiknya tewas sekitar pukul 06.30 WIB.
"Saat itu teman-temannya mengadu SR Pingsan setelah dipukuli temannya," ujar Abdurohim.
Setelah mendapat kabar itu Abdurohim langsung menuju ke sekolah.
Setibanya di Sekolah, ia menemukan adiknya terkapar dan langsung memeriksa denyut nadi SR.
"Saat saya pegang sudah tidak berdenyut nadinya," ujarnya.
Share:

Selasa, 08 Agustus 2017

Letakkan Jarimu Seperti ini dan Lihat Apakah Anda Punya Potensi Penyakit Jantung? Ini Ciri-Cirinya!

Selain itu, jadi gada bisa menjadi tanda adanya penyakit jantung dan paru-paru.



Inilah gejala umum jari gala seperti yang dikutip dari Trending News Portal:

1. Bantal kuku (kulit di bawah lempeng kuku) melembut dan kuku tampak seperti "mengambang" daripada menempel kuat pada kuku.

2. Sudut yang tajam terbentuk dengan kutikula pada kuku

3. Kuku melengkung ke bawah, seperti bentuk sendok yang terbalik

4. Ujung jari tampak besar dan menonjol, terkadang memerah

Jari gada terjadi karena adanya pengurangan oksigen dalam darah.

Hal ini seringkali disebabkan ada permasalah pada kanker dan jantung.



































Seorang dokter benama Dr Willie Ong juga menjelaskan gejala jari gada serta hubungannya pada penyakit jantung.

Jika kamu mengalami gejala seperti ini, jangan ragu untuk berkonsultasi pada dokter.

Mencegah lebih baik daripada mengobati! 

Bagikan agar bermanfaat !! sumber

Share:

Letakkan Jarimu Seperti ini dan Lihat Apakah Anda Punya Potensi Penyakit Jantung? Ini Ciri-Cirinya!

Tapi, jari gala masih bisa dilihat jika kamu sedikit berusaha.

Kondisi ini mengacu pada perubahan pada area di bawah dan di sekitar kuku tangan dan kuku kaki.




































Pasien dengan jari gada mungkin menyadari bengkak merah pada ujung jari mereka.

Jari gada tak hanya menimbulkan rasa sakit, tapi juga bisa menjadi tanpda adanya penyakit yang lebih berbahaya yang menjangkiti tubuh.

Salah satu contohnya, jari gada bisa menjadi efek samping dari penyakit yang pernah diderita sebelumnya.















Selain itu, jadi gada bisa menjadi tanda adanya penyakit jantung dan paru-paru.

Inilah gejala umum jari gala seperti yang dikutip dari Trending News Portal:


Share:

Letakkan Jarimu Seperti ini dan Lihat Apakah Anda Punya Potensi Penyakit Jantung? Ini Ciri-Cirinya!

Jika ada sesuatu yang tidak beres terjadi pada tubuh kita, anggota tubuh pasti memberikan tanda-tanda khusus.



Namun, tak semua tanda tersebut terbaca jelas apalagi oleh orang awam.

Melansir Trending News Portal, clubbing atau jari gada adalah kondisi yang berkembang bertahap dari waktu ke waktu.

























Perubahan yang terjadi pada jari tersebut sangatlah kecil hingga mungkin tidak banyak disadari.


Share:

Inilah Kontak Terakhir dr. Reisa dengan dr. Ryan Thamrin, Ternyata!!

"Kami sempat WhatsApp-an, mengucapkan mohon maaf lahir batin, sempat ngobrol-ngobrol juga," tutur Runner-up pertama Puteri Indonesia 2011 tersebut.



Namun, Reisa tidak menjelaskan apa yang diobrolkan pada percakapan terakhir mereka. Dr Reisa Broto Asmoro mengaku sangat dekat dengan Ryan Thamrin, ketika keduanya terlibat dalam satu program Dr. OZ.

Reisa pun mengatakan, ia terakhir bertemu dengan Ryan satu tahun terakhir, sebelum Ryan mengambil cuti dari acara tersebut.

"Terakhir, ketemu setahun yang lalu. Pas syuting terakhir di studio, enggak ada feeling apa-apa, nggak tahu kalau itu bakal jadi syuting terakhir bareng dia (Ryan)," kata Dr Reisa Broto Asmoro saat ditemui di gedung Trans TV, Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (4/8/2017).

"Kita semua juga nggak nyangka kalau dia (Ryan) ternyata nggak bisa balik syuting lagi,"sambungnya.

Mengenai Ryan jatuh di kamar mandi, Reisa mengatakan tidak tahu menahu. Ia hanya mendapatkan kabar dari keluarga, bahwa Ryan sudah tiada.

"Saya gak percaya sebenarnya, ini hoax atau apa sih sebenarnya? Apa saya dikerjain? pokoknya ga terima. Akhirnya, saya telepon kakaknya, 'Mba emang benar?' Dan dijawab 'Ryan udah nggak ada, tadi pagi jam setengah 4 udah meninggal' Dia cuma bilang gitu,"ucapnya.

Lanjut Reisa, dengan mata berkaca-kaca ia mengaku sangat syok dengan kematian Ryan Thamrin. Reisa pun masih terlihat sangat sedih dengan kepergian Ryan.

"Saya masih syok gak bisa ngomong apa-apa," ujar dr Reisa Broto Asmoro. Sumber


Share:

Inilah Kontak Terakhir dr. Reisa dengan dr. Ryan Thamrin, Ternyata!!

Dr Reisa Broto Asmoro mengaku sangat dekat dengan Ryan Thamrin.




Dokter Reisa Broto Asmoro rekan almarhum mengisahkan kontak terakhirnya dengan almarhum Dr Ryan Thamrin.

Dia mengatakan terakhir bertemu Dr Ryan Thamrin tahun lalu ketika syuting terakhir acara yang dipandu mereka, Dr Oz Indonesia. Kata Reisa, Dr Ryan Thamrin sempat bilang mau kumpul dan umrah bareng dengan keluarga.

"Sempat umrah dengan keluarga, kan dokter lama tidak kumpul bareng dengan keluarga. Sempat syuting bareng beberapa episode dan bilang mau break, kembali sama keluarga saya dulu," tutur Reisa dalam acara Rumpi No Secret, Jumat (4/8/2017).

Lalu, Reisa mengatakan tim Dr Oz Indonesia sempat menawarkan untuk menerima kapan pun jika Dr Ryan Thamrin ingin kembali syuting.

"Pokoknya kapan pun dokter siap syuting lagi, nggak usah sungkan-sungkan, kita selalu nunggu dokter," ujar dokter berparas cantik sambil menahan tangis.

Reisa juga menceritakan kontak terakhirnya dengan Dr Ryan Thamrin. Terakhir kali, mereka berdua saling kontak pada Hari Raya Idul Fitri pada Juni 2017. 


Share:

Sabtu, 15 Juli 2017

WANAWISATA WANIRUPO Ngawenombo Kecamatan Kunduran Kab. Blora

WANAWISATA WANIRUPO :
Letak : Desa Ngawenombo Kecamatan Kunduran Kab. Blora
Wanawisata tempat hiburan dan pariwisata baru untuk keluarga dengan pemandangan alam yang segar dan alami.









Share:
SUARA BLORA MENYAJIKAN INFORMASI BERITA PERISTIWA SEPUTAR WILAYAH KOTA BLORA DAN SEKITARNYA

Sponsor